Seputar Teknologi

Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang Benchmarking Tata Kelola Teknologi Informasi

Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang Benchmarking Tata Kelola Teknologi Informasi

Anugerah Media – Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan institusi melalui penguatan tata kelola teknologi informasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah kegiatan benchmarking tata kelola Teknologi informasi ke institusi lain yang telah menerapkan sistem digital secara efektif dan terintegrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan TI guna mendukung pelayanan akademik, administrasi, dan manajemen yang lebih efisien.

Benchmarking menjadi penting di tengah percepatan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi, termasuk pendidikan vokasi kesehatan. Teknologi informasi kini memegang peranan krusial dalam mendukung proses pembelajaran, sistem akademik, layanan kemahasiswaan, hingga pengelolaan data dan pelaporan. Melalui benchmarking, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang dapat mengevaluasi sistem yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi celah dan peluang perbaikan yang perlu dilakukan.

Dalam kegiatan benchmarking tersebut, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang mempelajari berbagai aspek tata kelola TI, mulai dari perencanaan strategis, manajemen infrastruktur, keamanan informasi, hingga pengelolaan sumber daya manusia di bidang teknologi. Fokus utama diarahkan pada bagaimana sistem TI dapat mendukung visi dan misi institusi secara berkelanjutan. Selain itu, pengelolaan risiko dan perlindungan data menjadi perhatian penting, mengingat meningkatnya ancaman keamanan siber di era digital.

Hasil dari benchmarking ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan sistem teknologi informasi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. Penerapan tata kelola TI yang baik tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga kualitas layanan kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Sistem yang terintegrasi dan andal akan memudahkan akses informasi serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Selain aspek teknis, benchmarking juga memberikan wawasan mengenai budaya kerja dan komitmen organisasi dalam mengelola teknologi informasi. Kolaborasi antar unit kerja, dukungan pimpinan, serta peningkatan kompetensi SDM menjadi faktor penting dalam keberhasilan tata kelola TI. Oleh karena itu, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang juga menaruh perhatian pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Secara keseluruhan, kegiatan benchmarking tata kelola teknologi informasi merupakan langkah strategis Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan. Dengan mengadopsi praktik terbaik dan menyesuaikannya dengan kebutuhan institusi, diharapkan sistem teknologi informasi yang dibangun dapat mendukung kinerja organisasi secara optimal. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, dan tata kelola institusi secara menyeluruh.