Photografi

Pameran Amidst The Gaze Fotografi Kontemporer Pikiran Rakyat Koran

Pameran Amidst The Gaze Fotografi Kontemporer Pikiran Rakyat Koran

Anugerah Media – Pameran Amidst the Gaze menghadirkan rangkaian karya fotografi kontemporer yang dipamerkan di Galeri Aras Enam. Lantai 6 Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Dr Setiabudhi, Kota Bandung sejak Rabu, 7 Januari 2026. Pameran ini bukan sekadar pajangan visual biasa, melainkan hasil praktik mahasiswa dalam mata kuliah fotografi yang wajib dijalankan sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan kemampuan teknis serta artistik mereka. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengukur kompetensi teknis dan melatih keterampilan mengelola pameran secara utuh, sekaligus menjadi ajang apresiasi karya bagi para peserta.

Tema besar pameran Amidst the Gaze merefleksikan keresahan dan kegelisahan yang dekat dengan pengalaman manusia kontemporer serta tren fotografi masa kini yang bergerak cepat. Deretan karya yang dipamerkan menunjukkan praktik fotografi kontemporer yang semakin progresif, dengan kompleksitas teknis dan konseptual yang tinggi. Pengunjung tidak hanya disuguhi foto estetik, tetapi juga kisah di balik setiap jepretan yang menyuarakan berbagai wacana sosial, politik, budaya, serta hubungan manusia dengan lingkungannya.

Kurator pameran sekaligus dosen pengampu mata kuliah fotografi, Dr. Tri Karyono, menekankan bahwa fotografi kini telah berkembang jauh dari sekadar medium dokumentasi visual. Menurutnya, fotografi adalah bahasa ekspresi yang kritis dan kontekstual terhadap realitas serta kemajuan teknologi yang memengaruhinya. Ia menyebutkan bahwa penguasaan teknik seperti pencahayaan, komposisi, proporsi, sudut pengambilan gambar, dan eksplorasi warna menjadi unsur penting dalam membangun makna visual yang kuat. Dr. Tri juga melihat fotografi sebagai alat untuk membaca realitas, merekam peristiwa, serta mengajukan pertanyaan kritis terhadap fenomena keseharian yang sering terlewat dari perhatian publik.

Secara tematik, karya-karya yang dipamerkan mencakup beragam isu yang merepresentasikan dinamika kehidupan manusia saat ini. Beberapa tema yang diangkat termasuk penguatan identitas pribadi, interaksi ruang sosial, relasi manusia dengan lingkungan, serta budaya visual digital. Foto-foto ini menampilkan pendekatan visual yang beragam, mencerminkan cara pandang dan interpretasi masing-masing mahasiswa terhadap kondisi masyarakat serta lingkungan di sekitar mereka. Variasi gaya dan pendekatan teknis yang digunakan menunjukkan kreativitas dan sensitivitas artistik para peserta dalam mengolah objek fotografi.

Pameran ini juga merespons pergeseran besar dalam dunia fotografi yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI). Fenomena banjir visual dan reproduksi citra yang masif dalam era digital menjadi tantangan tersendiri bagi para fotografer muda untuk tetap menjaga sikap etis, autentik, dan bermakna dalam karya mereka. Melalui Amidst the Gaze, para peserta diajak untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi ini bukan hanya alat produksi, tetapi juga bagian dari bahasa visual kontemporer yang layak dikritisi dan dipahami.

Keberadaan pameran ini menjadi ruang dialog antara karya dan penikmatnya, membuka pengalaman visual yang mengajak pengunjung berpikir lebih dalam tentang makna gambar di era modern. Pameran Amidst the Gaze tidak hanya menampilkan estetika fotografi, tetapi juga menantang cara pandang kita terhadap realitas yang terekam di balik lensa kamera sebuah ajakan untuk melihat lebih dari sekadar apa yang tampak, namun juga makna yang tersembunyi dalam tiap visual karya.