Photografi

Pertamina Sumbagut Bekali UMKM Binaan Dengan Pelatihan Fotografi

Pertamina Sumbagut Bekali UMKM Binaan Dengan Pelatihan Fotografi

Anugerah Media

Di era ekonomi digital yang serba visual, pepatah “sebuah gambar bermakna seribu kata” menjadi hukum mutlak bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyadari bahwa kualitas foto produk adalah ujung tombak pemasaran di media sosial dan marketplace, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah strategis. Mereka menggelar pelatihan fotografi produk intensif bagi puluhan UMKM binaan guna meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Banyak pelaku UMKM di wilayah Sumatera Bagian Utara—meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, hingga Sumatera Barat—memiliki produk dengan kualitas rasa atau fungsi yang luar biasa. Namun, seringkali produk tersebut kurang diminati secara daring karena tampilan visual yang kurang menarik. Foto yang gelap, sudut pengambilan yang tidak tepat, serta latar belakang yang mengganggu seringkali menjadi penghambat konsumen untuk menekan tombol “beli”.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Sumbagut hadir untuk membedah masalah tersebut. Pelatihan ini tidak hanya sekadar mengajarkan cara memotret, tetapi memberikan pemahaman tentang cara membangun identitas merek melalui estetika visual yang konsisten.

Salah satu aspek menarik dari pelatihan ini adalah fokusnya pada penggunaan teknologi yang terjangkau. Pertamina menghadirkan fotografer profesional sebagai instruktur untuk membuktikan bahwa foto produk berkualitas tinggi tidak selalu memerlukan kamera DSLR atau mirrorless yang mahal.

Para peserta dibekali dengan teknik Smartphone Photography. Materi yang diajarkan meliputi:

  • Teknik Pencahayaan (Lighting): Cara memanfaatkan cahaya alami matahari maupun penggunaan softbox sederhana untuk menonjolkan tekstur produk.
  • Komposisi (Rule of Thirds): Mengatur posisi produk agar terlihat seimbang dan profesional.
  • Styling Produk: Penggunaan properti pendukung yang relevan tanpa mengalihkan perhatian dari produk utama.
  • Editing Sederhana: Menggunakan aplikasi di ponsel untuk mengoreksi warna tanpa mengubah keaslian warna produk.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan UMKM binaan mereka “Naik Kelas”. Dengan foto yang estetis, nilai jual produk secara psikologis akan meningkat. Produk keripik singkong atau kain tenun tradisional yang difoto dengan teknik yang benar akan memiliki kesan mewah dan premium, sehingga layak bersaing di pasar ekspor.

Selain materi teknis, pelatihan ini juga menjadi ajang jejaring (networking) antar pelaku UMKM. Mereka saling bertukar ide mengenai tren pasar dan bagaimana cara mengelola konten Instagram atau TikTok yang menarik bagi generasi muda.

Langkah Pertamina ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ekonomi kreatif sebagai pilar ekonomi baru. Di Sumatera Bagian Utara, potensi kuliner dan kriya sangat melimpah. Dengan sentuhan digitalisasi dan kemampuan fotografi yang mumpuni, UMKM binaan Pertamina diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi di daerah masing-masing, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan budaya lokal melalui kemasan modern.